Mengaktifkan Kembali Ranting NU di Desa Ayah
Masjid At Taqwa – Pada hari ini tanggal 26 Juli 2024, suasana khidmat menyelimuti Masjid At-Taqwa ketika seluruh Badan-badan Otonom (BANOM) di bawah ranting NU Desa Ayah menggelar rapat kerja. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Ranting NU Kecamatan Ayah, Ketua MWC NU Desa Ayah, ketua muslimat, Fatayat, Anshor, Parnu, dan seluruh pengurus ranting NU desa Ayah.
Rapat pada malam hari ini bertujuan untuk mengaktifkan kembali dan menyatukan langkah dalam menjalankan program-program kerja ranting NU desa Ayah.Acara dibuka dengan pembacaan tahlil bersama yang dipimpin oleh KH. Munawar, yang kemudian dilanjut dengan laporan keuangan dari UPZISNU. Bendahara UPZISNU menyampaikan keuangan ranting NU desa Ayah, mulai dari saldo terakhir, rincian pengeluaran, dan sumber pemasukan dana selain kaleng koin NU.
Dalam rapat tersebut, berbagai isu penting dibahas, mulai dari evaluasi program kerja yang telah berjalan, perencanaan program kerja ke depan, hingga upaya meningkatkan sinergi antara Badan-badan Otonom (BANOM) dan masyarakat. Dalam rapat tersebut juga disampaikan, bahwa koin NU yang terkumpul periode juni-juli menurun drastis. Oleh karena itu dalam forum tersebut dibuat kesepakan untuk lebih berjalannya koin nu, yaitu dengan melibatkan ibu-ibu Muslimat Dan Fatayat untuk ikut berperan dalam penarikan kaleng koin NU. Mengecualikan untuk daerah Petruk dan Logending yang akan ditarik oleh petugas yang ada.
Bapak KH. Miftah Zaeni dalam sambutannya menyampaikan pentingnya manfaat kaleng koin NU antara lain:
- Membantu sumbangan ketika ada warga yang meninggal,
- Membantu faqir miskin,
- Bantuan sosial untuk masyarakat kurang mampu,
- Bedah rumah.
Beliau juga memberikan masukkan dan nasehat untuk para pengurus ranting NU desa Ayah untuk tetap semangat dan tetap kompak, demi terwujudnya NU yang solid dan rukun.
Dalam kesempatan ini juga perwakilan mahasiswa KKN UNUGHA yang diwakili oleh Saudara
Akbar Dwi Hertanto menyampaikan program pengadaan website masjid, yang bertujuan untuk pengurusan masjid secara digital dan juga untuk dakwah melalui digital.
